SDGS poin 13 Penanganan Perubahan Iklim
Poin sdgs 13 (Pencegahan bencana dan pengurangan resiko bencana)
daerah yang dipilih:
- Malang Selatan RT 21 dusun kampung teh desa sukodono kecamatan dama
Masalah : Anacaman banjir dan tanah longsor
(green screen mengambil dari youtube)
Latar belakang masalah:
Kota Malang, seperti banyak wilayah lain di Indonesia, dihadapkan pada ancaman serius terkait bencana alam, khususnya banjir dan tanah longsor. Permasalahan ini bersumber dari sejumlah faktor yang melibatkan aspek alam, tata ruang, dan perilaku masyarakat.
Pertama-tama, kondisi cuaca yang tidak dapat diprediksi dengan akurat sering kali menjadi pemicu utama banjir dan tanah longsor. Diperlukan sistem pemantauan cuaca dan peringatan dini yang efisien untuk memberikan respons cepat terhadap potensi bencana.
Kedua, perubahan dalam tata ruang dan tata air Kota Malang telah menyebabkan peningkatan risiko bencana. Peninjauan ulang terhadap perencanaan tata ruang dan tata air menjadi krusial untuk memitigasi dampak buruk banjir dan tanah longsor.
Untuk pencegahan bencana dan pengurangan risiko terkait ancaman banjir dan tanah longsor di Malang, beberapa alternatif solusi melibatkan:
1. Pemanfaatan dan peringatan dini
2. Pengelolaan tata ruang dan tata air
3. Infrastruktur pengendalian banjir dan erosi
4. Konservasi tanah dan reboisasi
5. Pelibatan masyarakat
6. Evakuasi dan pesiapan masyarakat
Solusi yang dipilih, yaitu:
1. Pengelolaan tata ruang dan tata air
Perencanaan tata ruang yang baik dapat secara signifikan mengurangi risiko banjir dan tanah longsor dengan mengoptimalkan penggunaan lahan dan melindungi area resapan air.
What:
1. Bentuk Inovasi Solusi: Perencanaan tata ruang dan tata air yang mengintegrasikan teknologi GIS (Geographic Information System) untuk optimalisasi penggunaan lahan. Teknologi GIS (Sistem Informasi Geografis) adalah sistem yang mengintegrasikan data geografis atau spasial dengan informasi atribut untuk analisis dan visualisasi. Dengan GIS, kita dapat memetakan, menganalisis, dan memahami hubungan spasial antara berbagai elemen di suatu area, seperti perencanaan tata ruang dan tata air. Dalam inovasi solusi yang Anda sebutkan, GIS digunakan untuk mengoptimalkan penggunaan lahan melalui pemahaman yang lebih baik tentang karakteristik geografis suatu wilayah.
2. Penjelasan Cara Membuat Alat Inovasi/Skema Layanan Inovasi: Pengembangan aplikasi GIS khusus berbasis web dengan data cuaca real-time dan pemetaan risiko bencana.
3. Penjelasan Cara Menggunakan Alat Inovasi/Skema Layanan Inovasi: Masyarakat dapat mengakses aplikasi tersebut untuk memahami potensi risiko bencana di lokasi mereka dan mendapatkan saran perencanaan tata ruang yang lebih aman.
Why:
1. Permasalahan Masyarakat yang Disolusikan: Mengatasi risiko banjir dan tanah longsor serta meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap bencana alam.
2. Inovasi Solusi: Integrasi teknologi GIS memberikan pemahaman yang lebih baik tentang risiko bencana dan membantu perencanaan yang lebih efektif.
3. Indikator Keberhasilan: Penurunan jumlah korban bencana, peningkatan kesadaran masyarakat, dan pengurangan kerugian ekonomi akibat bencana.
Who:
1. Sasaran Penerima Manfaat: Seluruh penduduk Kota Malang, terutama yang tinggal di area rawan banjir dan tanah longsor.
2. Jumlah Masyarakat yang Direncanakan Menerima Manfaat: Diharapkan seluruh populasi Kota Malang, dengan fokus pada area yang lebih rentan.
Where:
1. Lokasi Proyek: Malang Selatan RT 21 dusun kampung teh desa sukodono kecamatan damat
When:
1. Waktu Implementasi: Proyek diharapkan dapat terimplementasi penuh dalam waktu 2 tahun setelah pengembangan aplikasi dimulai.
How:
1. Cara Implementasi:
- Tahap 1: Pengembangan aplikasi GIS dengan melibatkan ahli tata ruang dan teknologi informasi.
- Tahap 2: Pelatihan masyarakat dalam penggunaan aplikasi dan pemahaman risiko bencana.
- Tahap 3: Perencanaan tata ruang berbasis data dari aplikasi GIS.
2. Pengukuran Keberhasilan dan Dampak:
- Monitoring penggunaan aplikasi GIS dan tingkat partisipasi masyarakat.
- Evaluasi jumlah dan intensitas bencana seiring waktu.
- Survei kepuasan masyarakat terhadap program dan tingkat persiapan dalam menghadapi bencana.
2. Point 4 sdgs (Pendidikan Berkualitas)
daerah yang dipilih:
-Papua
masalah: ketidaksetaraan akses pendidikan
latar belakang:
Ketidaksetaraan akses pendidikan di Papua dapat dipengaruhi oleh sejumlah faktor kompleks, termasuk geografis, sosial-ekonomi, budaya, dan politik. Jarak antara desa-desa di Papua dan pusat pendidikan dapat menjadi hambatan utama, mengakibatkan sulitnya transportasi dan infrastruktur pendukung.
Selain itu, tingkat kemiskinan yang tinggi di beberapa daerah Papua juga dapat menjadi penghalang, mengakibatkan keluarga kesulitan memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak mereka. Faktor budaya dan bahasa yang beragam juga dapat menciptakan tantangan dalam penyelenggaraan pendidikan yang inklusif dan relevan bagi masyarakat setempat.
Aspek politik dan konflik di Papua juga dapat berdampak negatif terhadap sistem pendidikan. Ketidakstabilan politik dapat mengganggu keberlanjutan pendidikan dan menciptakan lingkungan yang tidak kondusif untuk perkembangan institusi pendidikan.
Beberapa alternatif solusi untuk mengatasi ketidaksetaraan akses pendidikan di Papua melibatkan upaya dari berbagai sektor:
1. Peningkatan Infrastruktur
2. Pelatihan Guru Lokal
3. Program Beasiswa
4. Pendidikan Berbasis Teknologi
5. Penyuluhan dan Advokasi
6. Kemitraan dengan Komunitas Lokal
7. Integrasi Kurikulum Lokal
8. Pemantauan dan Evaluasi
sulusi yang dipilih:
*Pelatihan guru lokal
Melalui pelatihan guru lokal dan kemitraan dengan komunitas dapat dianggap sebagai langkah awal yang krusial. Dengan memahami kebutuhan dan budaya setempat, implementasi solusi lainnya dapat menjadi lebih efektif dan sesuai dengan realitas masyarakat Papua.
What:
1. Bentuk Inovasi Solusi yang Diberikan kepada Masyarakat: Program pelatihan guru lokal untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Papua.
2. Penjelasan Cara Membuat Alat Inovasi/Skema Layanan Inovasi: Pengembangan modul pelatihan yang mencakup pengetahuan lokal, pedagogi, dan integrasi teknologi dalam pengajaran.
3. Penjelasan Cara Menggunakan Alat Inovasi/Skema Layanan Inovasi: Guru lokal mengikuti program pelatihan untuk meningkatkan keterampilan pengajaran mereka, dengan penekanan pada kearifan lokal dan penggunaan teknologi.
Why:
1. Permasalahan Masyarakat yang Akan Disolusikan: Mengatasi ketidaksetaraan akses pendidikan di Papua yang disebabkan oleh faktor geografis, infrastruktur, kurangnya sarana pendidikan, dan rendahnya kualitas pendidikan.
2. Inovasi Solusi yang Akan Diberikan kepada Masyarakat: Meningkatkan kualitas pendidikan dengan melibatkan guru lokal dalam pelatihan yang mengakomodasi kebutuhan dan budaya setempat.
3. Indikator Keberhasilan yang Dicapai: Peningkatan jumlah guru lokal yang terlatih, peningkatan partisipasi siswa, dan peningkatan hasil belajar.
Who:
1. Sasaran Penerima Manfaat/Sasaran Guru Lokal: Guru lokal di Papua.
2. Jumlah Masyarakat yang Direncanakan Menerima Manfaat: Seluruh komunitas pendidikan di Papua, dengan fokus pada peningkatan kualitas pengajaran.
Where:
1. Lokasi Sosial Project: Di wilayah Papua daerah 3T, dengan penekanan pada daerah yang memiliki tantangan akses pendidikan.
When:
1. Waktu Implementasi di Masyarakat: Proyek diharapkan dapat memberikan hasil yang diharapkan dalam waktu 2-3 tahun setelah dimulainya program pelatihan guru lokal.
How:
1. Cara/Tahapan Implementasi Inovasi di Masyarakat:
- Tahap 1: Identifikasi guru lokal yang akan mengikuti pelatihan.
- Tahap 2: Pengembangan modul pelatihan yang mencakup konten lokal dan teknologi.
- Tahap 3: Pelaksanaan pelatihan dan pemantauan progres.
- Tahap 4: Integrasi hasil pelatihan dalam pengajaran sehari-hari.
2. Bagaimana Hasil Pengukuran Keberhasilan dan Dampak ke Masyarakat:
- Monitoring partisipasi guru lokal dan siswa.
- Evaluasi hasil belajar siswa dan peningkatan kualitas pengajaran.
- Survei kepuasan guru lokal dan masyarakat terhadap perubahan yang terjadi.
Link video
Topik 1
https://youtu.be/570GByqfk2w?si=GGnIlWUxIX-XmT9H
Topik 2
https://youtu.be/W3NdTzoGhZY?si=6R9FqZKiv5XYNX0b
Komentar
Posting Komentar